SOSIAL-KAPITALIS
Sosialisme adalah serangkaian sistem ekonomi dan sosial
yang ditandai dengan kepemilikan sosial atas alat-alat produksi dan menejemen
mandiri pekera, serta teori-teori gerakan politik yang terkait dengannya.
(Wikipedia)
Kapitalisme
adalah sistem ekonomi dimana perdagangan, industri dan alat-alat reproduksi
dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam
ekonomi pasar. (Wikipedia)
Penjelasan
diatas hanya sebagian penjelasan yang di tulis di Wikipedia. Sebenarnya banyak
penjelasan yang ditulis oleh para ahli dalam memaknai sosialisme dan
kapitalisme. Karl Marx adalah seorang filsuf berkebangsaan Jerman yang mengembangkan
teori sosialisme, walaupun banyak tokoh
yang mengembangkan teori itu, namun dia lebih di kenal karena pemikirannya.
Sementara itu Max Weber adalah tokoh yang memperjuangkan Kapitalisme
sebagaimana yang ditulis dalam karyanya The Protestan Ethic of Spirit
Capitalism. Tokoh lain yang mendukung paham ini adalah benjamin Franklin dengan
mottonya yang sangat terkenal yaitu Time is Money.
Jika
dilihat secara makna, sosialisme dan kapitalisme adalah seuatu yang berbeda,
dimana dikatakan bahwa kapitalisme ada di sayap kanan dan sosialisme ada di
sayap kiri. Namun disini kita akan membahas apakah kedua hal yang bersebrangan
ini bisa di padukan menjadi sebuah sistem baru? Seperti menggabungkan hitam dan
putih. Oleh karena itu kita perlu memahami lebih dalam makna dari kedua
pemahaman ini (bisa dicari dimana saja untuk pengertiannya.
Jika dilihat
dari sejarah Kapitalisme berawal dari pedagang kapitalis yang terjadi pada abad
pertengahan, yang terjadi di barat-utara benua biru terutama belanda dan
inggris. Saat itu pedagang dari London dan Amsterdam membuat saham gabungan
perusahaan yang menjalankan perniagaan dan perdangan yang juga menjadi awal didirikannya lembaga
bursa, perbankan dan asuransi. Untuk lebih lanjut bisa teman cari lebih lengkap
tentang sejarah Kapitalisme. Sementara Sosialisme yang bersebrangan dengan
Kapitalis berawal dari ketimpangan sosial, yang muncul atas reaksi terhadap
liberalis ekonomis dan kapitalis modern pada akhir abad ke-18 dan awal abad
ke-19. Yang muncul setelah terjadinya revolusi indsutri di Inggris yang telah
menyebabkan ketimpangan sosial antara kaum borjuis (majikan) dan proleter
(buruh). Paham ini sangat menentang adanya kapitalis karena beranggapan bahwa
dengan adanya kapitalis orang yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan
semaki miskin. Oleh karena itu terciptalah paham sosialisme ini untuk memperbaiki
kehidupan para buruh.
Kembali
ke pertanyaan awal tadi apakan sebuah sistem yang bersebrangan ini bisa
dipadukan menjadi sebuah sistem yang baru? Kapitalis ingin swasta mengelola
secara utuh produksi mereka sementara peran pemerintah hanya mengawasi
sedangkan sosialisme ingin semua unit usaha dikelola oleh pemerintah. Melihat
hal yang bersebrangan ini tidak mungkin paham ini bisa dipadukan. Apapun langkah
yang akan dilakukan dan bagaimanapun juga keduanya tetap tak bisa dipadukan,
karena Kapitalis ingin kekayaannya semakin banyak dan sosialis ingin
kesejahteraan yang merata. Namun mungkin bisa saja keduanya bisa dipadukan,
entah dengan alasan apapun itu, mengingat sudah banyak paham dn ideologi yang
ada di dunia saat ini, jika keduanya tak bisa dipadukan, mungkin saja bisa
dipadukan dengan yang lain semisal Islam-Sosialisme yang di cetuskan oleh H.O.S
Tjokroaminoto walaupun kurang berjalan mulus dalam penerapannya.

